oleh

Pemakaian Dana SiLPA 2019 Tanpa Koordinasi, DPRD Tak Mau Tanggungjawab

 

  Hengki Kawalo SE saat pemeriksaan suhu tubuh. 
MANADO, kanal+news
Pemakaian dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2019 disinyalir mulai berjalan saat ini. wakil rakyat di DPRD Manado sendiri ketahui kalau aksi tersebut tidak mereka ketahui yang seyogyanya harus berkoordinasi sebagai bagian tupoksi mereka pula.
Kemudian nantinya berhadapan dengan hukum, DPRD Manado melalui personilnya Hengki Kawalo SE menuturkan mereka tak bisa ditarik-tarik.
Menurutnya, perjalanan tersebut bisa saja berpotensi hukum berdasarkan minusnya pemberitahuan tersebut.
“TIdak tahu memang kalau penyalurannya lewat biaya-biaya tersebut diambil jadi disini tak bisa dipertanggungjawabkan oleh kami,” kata politisi PDIP ini, Senin (23/11/2020).
Disinggung alasan perlu DPRD ketahui, Kawalo menegaskan kalau mereka pula berwenang sebagai penyelenggara yang selalu mengedepankan sinergitas sehingga wajar dilibatkan. Ditambah lagi hak budgeting ikut melekat.
Namun disayangkan, bukan hanya dia tidak tahu, rekan-rekannya di Badan Anggaran (Banggar) pun saat ditanya mengatakan kurang diberi informasi.
Padahal, anggaran segar dana SiLPA tersebut besar, yakni di angka Rp 100 milyar lebih.
Diketahui, pemakaian anggaran itu dijalankan Pemkot Manado setelah APBD-P 2020 gagal dibahas dan diketok.
“Yang namanya pemanfaatan anggaran harus dewan tahu dan kami tak mau terlibat dalam permasalahan hukum jika terjadi,”tandasnya. (dkum)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed