oleh

Sulut United Beraksi Sosial, Topang Kebersihan Manado

 

Aksi kebersihan yang dilakukan Sulut United, KNPI Manado dan supertor.

MANADO,kanaal+news
Management Sulut United bersama Management Sulut United, bersama KNPI Manado dan Komunitas Suporter kembali turun lapangan.

Kali ini lewat program Baku Jaga dengan tagline “Manado Bersih” membantu kebersihan kota sekaligus aksi sosial kini berfokus, pada sampah pasca bencana banjir yang melanda Manado.
Menurut Financial Controller Sulut United Handry Kalangi, aksi tersebut dilakukan ketika melihat sampah-sampah belum tertangani oleh dinas terkait yang kini sangat memprihantinkan, selain telah mengeluarkan bau yang menyengat.”
Volumenya makin bertambah, setelah bercampur dengan sampah rumah tangga dari warga sekitar. Pasca banjir sudah kelihatan menumpuk dan akan menjadi pemicu munculnya penyakit, di tengah pandemi saat ini. Menyikapi situasi tersebut, Sulut United bersama KNPI Manado, komunitas suporter dari Barol Sulut United dan Brigata The Man, yang merupakan bagian dari elemen masyarakat Manado terpanggil membantu pemerintah daerah, untuk mengatasi masalah sampah yang ada”,jelasnya.

Lanjut dia, rombongan yang disertai 5 armada dump truk menyisir di ruas jalan utama terutama di beberapa kecamatan terdampak musibah banjir. 
Soal teknisnya, dia menyebut, dump truk yang telah dipersiapkan terdapat petugas yang ditunjuk atau PIC untuk mendampingi.
‘Kami berpencar di tiap kecamatan yang pernah terdampak banjir, dan selanjutnya mengangkut tumpukkan sampah yang terdapat di sepanjang jalan protokol,” terangnya.
“Harapannya, aksi sosial ini bisa memberikan dampak positif terhadap masyarakat, khususnya lokasi yang dipenuhi sampah pasca banjir,” sambung Handry.
Sesaat tiba di lokasi, warga setempat menyambut mereka dengan antusias kemudian terlibat bahu-membahu membersihkan area tersebut.
Dan, sampah-sampah yang selesai diangkut, selanjutnya dibawa menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kulo Tondano-Minahasa.
Sementara itu, Ketua KNPI Manado Erick Kawatu menuturkan, pemaknaan terkait masalah sampah itu, kini bukan lagi tanggungjawab pemerintah semata.
Melainkan, sudah menjadi perhatian bersama masyarakat sehingga penanggulangan dan pengentasannya dapat diselesaikan dengan segeran siapa pun.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk bergandengan tangan bersama stakeholders lintas elemen, seperti Sulut United, GMKI, HMI dan Pemuda Gereja. Kerja sama dan kolaborasi yang baik ini, kiranya dapat terpelihara dengan baik” tandasnya.
Diketahui, malam sebelumnya, tim advance Sulut United melaksanakan survey ke beberapa kecamatan, guna mendapatkan data valid, akan lokasi letak tumpukkan sampah. DKum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed