oleh

Pesan Ke Legislator di DPRD Manado dari Hendra Gerung, Terkait Pembatasan Waktu Operasional Hiburan Malam

 Ruang Pendapat

MANADO,kanaal+news
Manager hiburan Malam “Good Day” Pub Manado Hendra Gerung, menitipkan pesan untuk Komisi I dan juga seluruh legislator di DPRD Manado terkait pembatasan waktu operasional.
Dia menyebarkan ini mewakili pelaku usaha yang terdampak dari masa pandemi.
Membuka penyampaian, Gerung menyebut para wakil rakyat dengan yang tercinta dan terhormat anggota dewan Manado.
Mereka dia katakan, sebagai ujung tombak harapan untuk membawa aspirasi setiap masyarakat Manado.

“Biarlah Tuhan selalu menjaga melindungi anda semua di dalam kehidupan serta pekerjaan dan tanggung jawab mulia yang sedang diemban sekarang.

Apa yang hendak saya suarakan sekaligus mewakili rekan-rekan pengusaha, pengelola serta segenap staf dan karyawan yang telah kena efek dari pembatasan jam malam. Termasuk hiburan malam, restoran, rumah makan, perhotelan, sarana angkutan online dan lainnya.
Adalah masalah pandemik terjadi secara global, bukan cuma suatu kota saja melainkan mendunia.
Sehingga, masing-masing pemimpin turut mendapatkan tekanan di dalam mengambil kebijakan untuk mengatasi aspek kesehatan beriring dengan pertahanan ekonomi.
Dikarenakan dampak pandemi ini pula, aspek besar lain yakni perekonomian sosial serta stabilitas keuangan daerah.
Sehingga dampaknya, peluang pemulihan dan kebangkitan ekonomi Manado serta penanganan aspek kesehatan dalam memutus mata rantai dari penyebaran Covid 19 harus tak seimbang berjalan.
Disinilah hikmat seorang pemimpin berperan ketika akan mengambil kebijakan berlaku.
Sehubungan dengan hal memberantas dan pemutusan mata rantai Corona ini, kami semua sepakat harus diperangi karena kami memiliki pula kerinduan pandemik cepat berlalu dan semua kembali normal.
Mengenai, kebijakan pembatasan usaha jam malam dirasakan suatu kesalahan. Sebab, tanpa kajian mengakibatkan keputusan terjadi salah pula.
Itu, justru membuat rakyat dan Kota Manado lebih hancur akibat tutupnya tempat-tempat usaha.
Juga, pengurangan tenaga kerja dan kemiskinan bertambah telah turut muncul seirama.
Pembatasan jam malam bukan cuma berdampak pada usaha saat itu juga tapi meluas global di sejumlah sendi kehidupan.
Adanya pembiaran kegiatan siang hari yang aktifitasnya lebih tinggi diproduksi yang justru memberi ruang Covid-19 lebih berkembang di banding malam hari.
Atau dalam kalimat lain, siang menciptakan virus dan kegiatan malam yang dihukum.
Dicontohkan adalah pasar-pasar tradisional yang kotor serta penuh bakteri, perkantoran, swalayan dan sebagainya itu adalah juga menampung jumlah masa sangat banyak lewat produksi virusnya.
Akibat, kegiatan malam terbatas itu, populasi masa walaupun sudah protokol kesehatan dan bersih justru malah terpangkas.
Akhirnya, berimbas pada ketidakmampuan mempertahankan usaha. Sampai, terjadinya perlombaan memperkecil biaya operasional.
Salah satunya, memangkas karyawan dan kehilangan pekerjaan karena tidak adanya pendapatan dari usaha akibat dari kebijakan yang salah ini.
Maka dengan ini kami sungguh sangat berharap dan menggantungkan nasib serta harapan semua usaha di malam hari pada YANG TERCINTA DAN TERHORMAT Anggota Dewan Kota Manado lebih kususnya pada Komisi I.
Hikmat dan kebijakan dari kalianlah akan membawa nasib masyarakat yang mencintai anda semua. 
Jika memang kebijakan ini tidak bisa diganggu maka berikanlah kajian dan alasan yang relevan bahwa siang hari Covid-19 tidak beredar dan cuma ada di malam hari.
Kemudian, kalau memang mau memutuskan mata rantai kami juga setuju seandainya pembatasan kegiatan siang dan malam selama kurun waktu 1-2 bulan, diiringi bantuan ekonomi pada semua yang terdampak.
Mungkin itu jalan terbaik sehingga kami bisa bertahan. 
Tapi jika tidak maka akan lebih baik jika membiarkan kegiatan siang dan malam hari berjalan diiringi protokol kesehatan ketat. Disamping, pembagian vitamin dan vaksinasi gratis kepada masyarakat.
Agar supaya penanganan segala aspek tetap berjalan tanpa terjadi himpitan ekonomi”. ***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed