oleh

Ini Nama-nama Tim Terjun Payung Sulut di PON Ke-XX Papua

Pelatih/official, asisten pelatih (atas) Letnan Kolonel Wendy Bachtiar SPd, Sendy Kristiani Mangosa SPd,
Elric Bernadus. Atlet (bawah) Pingkan Natalia Mandagi SDs, Liven Tuegeh SAP dan Chintia Doodoh SH.

 

MANADO,kanaal+news
Mengirimkan 3 atlet putri untuk cabang olahraga (cabor) terjun payung, tim Sulut optimis dan tetap termotivasi dalam meraih medali emas.

Tim Sulut disela-sela upacara pelepasan kontingen.

Mereka yang terlibat di PON Papua nanti terdiri dari :


Tampak saat latihan ketepatan mendarat di Pangandaran, Jabar.

1. Manajer tim merangkap offisial adalah Letnan Kolonel Wendy Bachtiar SPd.
Keseharian beliau sebagai Pabandya Karvak Komsos Spotdirga KasKoopsau II, alamat tinggal Jl. Rajawali No. 32 Komp. TNI AU Daya, Makassar.
2. Pelatih/asisten Sendy Kristiani Mangosa SPd, THL Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado.l, Malalayang IManado.
3. Elric Bernadus, kelahiran Manado, 24 Juni 1990, alamat Kalasey 1 Jaga 1, Kec Mandolang, Minahasa, Pekerjaan THL Dinas Pertanian, Kelautan & Perikanan
Kota Manado.

Megambil foto seusai latihan bersama.

Atlit, Ketepatan Mendarat Putri Perorangan dan Beregu aralah :
1. Pingkan Natalia Mandagi SDs, lahir, Bandung, 15 Desember 1974,
Alamat Kalasey 1 Jaga 2, Kec Mandolang, Minahasa,
Pekerjaan Kasi Organisasi Kepemudaan & Kepramukaan
Dispora Sulut.
2. Chintia Doodoh SH, kelahiran Laikit, 30 Agustus 1991, Alamat Manembo-nembo Tengah, Matuari, Bitung, pekerjaan Wiraswasta.
3. Liven Tuegeh SAP,. Laikit, 17 Oktober 1995, alamat Laikit Jaga 3 Kec Dimembe, Minahasa Utara.

Para atlit dalam suasana latihan.

Menurut penyampaian Pingkan Mandagi, selama sebulan terakhir ini, mereka berlatih di Jawa Barat, tepatnya Bandara Nusa Wiru Pangandaran.
Ada pun pesawat yang rekan-rekan pakai adalah jenis Cesna 185 dengan memuat 3 sampai 5 atlet.
Diakuinya, cuaca dalam tahapan berlatih cukup bersahabat dengan kecepatan angin terkadang nol atau kencang.


Meski begitu, ditemui pula kondisi cuaca panas atau thermal juga situasi dalam turbelensi ditemui.
“Namun, tim keseluruhan mampu mengatasi keadaan tersebut,” katanya.
Masih dalam suasana tersebut, kontingen Sulut mendapat kawan tanding berlatih dari Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Kalimantan Barat.
“Semoga dan besar harapan kami saat berlatih di Jawa Barat dapat memberikan hasil pencapaian terbaik di PON nanti,” pungkasnya.
Diketahui, seluruh tim terjun payung Sulut dan cabor lain telah dilepas Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Selasa (22/9/21). DKum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed