oleh

Ini Cerita Tim E-sport Sulut Raih Perunggu ML Juga PUBG, Bikin Sejarah di PON Papua

Kegembiraan tim ML Sulut, di laga cabor eksebisi di PON Papua.

MANADO,kanaal+news
Tim cabang olahraga (cabor) E-sport Sulut Eksebisi Mobile Legend (ML) dan PUBG memenuhi target meraih medali di PON XX Papua, Jumat (24/9/21).

Tim E-sport Sulut.

Ketua Harian ESport Indonesia (ESI) Sulut Rio Dondokambey melalui Ofisial Christian Yokung mengatakan, hasil medali ini jadi target awal mereka dan perunggu jadi capaian maksimalnya.

Klasemen 10 besar PUBG Eksebisi PON Papua.

“Hal tersebut seperti disampaikan Ketua Rio sebelum ke PON, tepatnya saat kualifikasi ML antar daerah guna mengejar medali,” ujar Yokung ketika dihubungi.

Skuad PUBG Sulut.

Akhirnya, tercapai dan berhasil mencatatkan sejarah pertama level PON.
Yokung bercerita, untuk ML kalau seluruh lawan sangat berat karena susah payah juga untuk lolos dari kualifikasi daerah.


“Namun, usaha keras kami berbuah hasil dan kelihatan sejak mengalahkan tim favorit Jawa Barat (Jabar) di babak perempatfinal,” ujarnya.
Menurutnya, di laga pertama itu dengan The Best of Three sistemnya, Sulut kalah.
Tapi perlahan tapi pasti mampu membalikkan keadaan dengan menang di dua pertandingan sisa sehingga tercipta skor kemenangan menjadi 2-1 bagi Sulut. Dan tim beranjak tembus ke putaran semifinal.
Diakuinya, melawan Jabar termasuk sulit, tapi mampu membalikkan keadaan menjadi menang.
Memasuki semifinal melawan Kalimantan Barat (Kalbar) adalah berat.
“Disebabkan saat kualifikasi daerah Pra-PON menuju Papua, mereka menang dengan skor telak 2-0,” kisah Yokung.
Kondisi memenangkan laga benar tak terjadi karena kembali dikalahkan Kalbar dengan posisi skor 2-1.
Mereka pun melenggang ke final menghadapi Jawa Tengah (Jateng) yang di semifinal lain, mengalahkan tuan rumah, Papua.
Maka jadilah perebutan medali perunggu antara Sulut melawan Papua tak terelakkan.
Perjalanan laga pertama dikisahkan, tim ML Sulut kembali tak santai namun tidak tegang hanya fokus di pertandingan dan memenangkannya.
“Skor 1-0 jadi pemicu laga berikut, berkat mendapatkan tim dengan victory point tercepat di PON Cabor E-Sport ML, yakni kurang dari 7 menit,” ujarnya bangga.
Buktinya, memasuki babak kedua, tekanan dirasakan tim Sulut bagai semangat jangan sampai kalah, karena kalau kalah maka tanding ketiga harus dilakukan.
“Puji Tuhan, sikap ngotot tim berbuah hasil manis dengan tetap dimenangkan Sulut meski waktu berjalan lebih panjang. Medali perunggu pun direngkuh,” katanya.
Kebahagiaan mekar lagi, setelah salah satu player Sulut bernama Walker ditetapkan mendapat Most Kill yang tertinggi dari seluruh provinsi peserta.
Dengan hasil itu, Yokung menyampaikan sebagai hadiah Ulang Tahun Sulut Ke-57 baru lalu.
“Ketua Rio sendiri memberi ucapan selamat, pesannya semoga hasil di e-sport dapat memacu semangat atlet-atlet lain yang turun berlaga. Pun, tak lupa juga beliau sampaikan terima kasih atas dukungan dan doa masyarkat Sulut. Sembari berharap, E-Sport Sulut makin hebat dan berprestasi kedepannya,” ungkap dia.
Sementara itu, Ketua ESI Manado Christie Masengie menyatakan kebahagiaan selepas Raihan medali digapai Sulut.
Singkatnya, dia menyambut suka cita atas kerja keras tim sejak awal yang penuh cerita pertandingan.
Apa lagi, seluruh atlet E-sport Sulut ini adalah warga Manado.
“Saya bersyukur atas capaian ini dan bakal mengawal tumbuh berkembangnya cabor E-sport di Sulut, terlebih di Kota Manado tercinta. Sekali lagi banyak-banyak selamat team mate,” pungkasnya. Sedangkan untuk PUBG, medali emas direbut DKI Jakarta, perak oleh Papua Barat dan Perunggu didapat Sulut.DKum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed