oleh

Kafe Flamboyant Terasa Di Rumah, Miliki Gaya Asia-Eropa Harga Bersahabat

 

MANADO,kanaal+news
Nuansa kalem sudah menjamu tamu ketika memasuki lokasi di Kafe Flamboyan yang terletak di Jalan Siswa, Kecamatan Sario. Terasa rumah sendiri kental menyapa bagi pula bagi pengunjungnya.

Terdapat 4 lokasi untuk bersantai bersama rekan-rekan sejawat siapa saja yang datang.
Di bagian depan, bangku dan meja sudah menyambut dengan gaya di ruang terbuka.

Masuk ke ruang utama, tersedia tempat makan dan minum yang langsung berhadapan dengan meja kasir.
Terus ke belakang, dipasang juga tempat serupa buat, lantas sekedar kongkow-kongkow atau jika mau sedikit privacy diatur juga ruang terbuka.

Di situ, posisi duduk santai dengan pondokan ringan untuk 4 orang disajikan, sembari di pasang pula tempat lainnya guna bisa menikmati pembicaraan.
Bagi pemiliknya Jandry Kandores, tipe seperti itu sederhana saja ditata, yang penting bikin nyaman bagi tamu.

“Gaya santai and simple saja, selalu bawa konsumen betah itu bagus toh,” ujarnya.

Dia mengakui, baru beberapa hari ini dibuka bagi pengunjung dan waktunya sejak pagi sampai Pukul 22:00 WITA.

Menurutnya, tak banyak konsep spesial di kafenya, hanya dengan ditata semenarik gaya khas Eropah campur Asia yang memang lagi ngetrend saat ini.

Soal musik, tak bisa dipisahkan karena keharusan di setiap kafe, termasuk di Kafe Flamboyant yang diadakan.
Pemain dan penyanyi mengisi suara nonstop dan punya kelas sendiri membawakan lagu.
“Tamu pun bisa menyanyi,” tambahnya.

Mengenai menu makanan, Kafe Flamboyant menawarkan ragam menu.
Seperti bubur Manado, nasi goreng pelbagai jenis, mie cakalang, kopi susu, teh dan jenis sajian lain.

Sedangkan urusan masak, istri Kandores, Octavia Vivien Pinangkaan menyebut mengandalkan koki profesional yang kerap dirinya ikut membantu.

“Menu-menu spesial lokal dan internasional ada. Kan ini baru dibuka, lama-kelamaan pasti akan betah bagi yang datang ke kafe kami ini,” ungkap dia.

Sang pemilik pun tak sungkan-sungkan untuk dapat datang di kafenya, sekedar kongkow-kongkow, pertemuan serta lainnya.

“Ada special treatment diberikan dan keluar dengan rasa puas. Jadi, mari mampir,” kunci keduanya.

Salah seorang pengunjung Rolly Sondakh, beri komentar bahwa sudah lama dia mencari nuansa kafe seperti ini di Manado.

Diakuinya, di Bali yang sering ia wara-wiri memang ada dan wajar saja karena banyak turis.

Tapi, di Manado hanya di Kafe Flamboyant akhirnya bisa ditemui juga karena konsep Asia-Eropa melekat.

“Jadi, tunggu apa lagi, mari mampir pasti dilayani layaknya menikmati kafe di dua benua tersebut aekaligus. Saya sendiri, menghabiskan waktu selama 3 jam dan itu kurang,” ungkapnya. DKum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed