oleh

Calon Tunggal Bawa Nathanael Pepah Pimpin KNPI Manado

Nathanael Pepah disahkan, depannya para pimpinan sidang.

MANADO,kanaal+news
Nathanael Pepah resmi pimpin KNPI Manado, setelah palu pimpinan sidang diketuk Frangky Mokodompis didampingi Markus Wantania, Keane Sualang, Marfo Lintang dan Alter Wowor.

Sebagian OKP yang mengapit Nathanael Pepah.

Hal tersebut terjadi di Musyawarah Daerah (Musda) Ke-14 dari KNPI Manado Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Manado, Sabtu (23/10/21), sekira Pukul 23:00 WITA, di Hotel Gran Puri.
Pepah pun resmi menjabat ketua untuk periode 2021 sampai 2024.

Salah satu suasana sesaat masuk penetapan Ketua KNPI Manado.

Pantauan yang ada, keabsahan Pepah dipastikan lewat pembacaan 7 kriteria calon, dimana dirinya memenuhi semuanya. Dan, sorak-sorai diiringi tepuk tangan pun mengiringi keputusan tersebut peserta dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di bawah naungan KNPI Manado.

Usai penetapan, Pepah mengatakan ucapan terimakasih atas kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin KNPI Manado selama 3 tahun kedepan.

“Dukungan rekan-rekan peserta OKP/OKPI, panitia, SC terlebih senior-senior KNPI Manado sangat besar dan berarti, sehingga ucapan terima kasih turut pula saya haturkan,” ujarnya.

Dia menuturkan juga soal kesiapan dirinya memberi arti dalam kepengurusannya dan senantiasa bersinergi dengan pemerintah.

“Dalam menjalankan roda organisasi KNPI Manado, saya siap bekerja sesuai amanah dan tetap menjalin sinergitas bersama pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Manado Ferley Kaparang SH MH sebagai salah satu peserta musda menyampaikan kelayakan Pepah memimpin KNPI Manado.
Dia pun berharap, keputusan yang dihasilkan membawa angin segar bagi kesejahteraan lewat program-program yang akan disusun.

Tambahnya, Pemuda Katolik Manado siap menunjang hal-hal tersebut untuk perubahan kepemudaan di Manado.

“Pastinya kami mendukung dan selalu menopang apa yang akan diciptakan nanti para jajaran pengurus baru KNPI Manado ke depan,” kuncinya.

Sebelumnya, terdapat 3 orang yang ikut mendaftar dalam bursa pemilihan tersebut, namun gugur karena tak hadir saat itu. DKum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed